a. Tanggap:
Multithreading mengizinkan program untuk berjalan terus walau pun pada bagian
program tersebut di block atau
sedang dalam keadaan menjalankan operasi yang lama/ panjang. Sebagai contoh, multithread web browser dapat mengizinkan
pengguna berinteraksi dengan suatu thread ketika
suatu gambar sedang diload oleh thread yang lain.
b. Pembagian
sumber daya: Secara default, thread membagi memori dan sumber daya dari
proses.Keuntungan dari pembagian kode adalah aplikasi mempunyai perbedaan
aktifitas thread dengan alokasi
memori yang sama.
c. Ekonomis: Mengalokasikan memori dan
sumber daya untuk membuat proses adalah sangat mahal.Alternatifnya, karena
thread membagi sumber daya dari proses, ini lebih ekonomis untuk membuat threads.
d. Pemberdayaan
arsitektur multiprosesor: Keuntungann dari multithreading dapat ditingkatkan
dengan arsitektur multiprosesor, dimana setiap thread dapat jalan secara
parallel pada prosesor yang berbeda. Pada arsitektur prosesor tunggal, CPU
biasanya berpindah-pindah antara setiap thread dengan cepat, sehingga terdapat
ilusi paralelisme, tetapi pada kenyataannya hanya satu thread yang berjalan di
setiap waktu.
2.
Implementasi Thread Kernel:
Thread yang didukung langsung oleh kernel.
Pembuatan, penjadwalan dan manajemen thread dilakukan oleh kernel pada kernel
space. Karena dilakukan oleh system operasi, proses pembuatannya akan lebih
lambat jika dibandingkan dengan thread pengguna.
3.
Penerapan thread many to many
Model ini memultipleks banyak thread tingkatan pengguna
ke thread kernel yang jumlahnya sedikit atau sama dengan tingkatan pengguna.
Model ini mengizinkan developer membuat thread sebanyak yang ia mau tetapi
concurrency tidak dapat diperoleh karena hanya satu thread yang dapat
dijadwalkan oleh kernel pada suatu waktu. Keuntungan dari sistem ini ialah
kernel thread yang bersangkutan dapat berjalan secara paralel pada
multiprosessor dan lebih efisien. Contoh : Solaris 2, IRIX, HPUX.
4. Implementasi user thread
dalam benuk library thread
Pustaka Thread atau yang lebih familiar dikenal
dengan Thread Library bertugas untuk menyediakan API untuk programmer dalam
menciptakan dan memanage thread. Ada dua cara dalam mengimplementasikan pustaka
thread:
Menyediakan API dalam level pengguna tanpa
dukungan dari kernel sehingga pemanggilan fungsi tidak melalui system call.
Jadi, jika kita memanggil fungsi yang sudah ada di pustaka,maka akan
menghasilkan pemanggilan fungsi call yang sifatnya lokal dan bukan system call.
Menyediakan API di level kernel yang didukung secara
langsung oleh sistem operasi. Pemanggilan fungsi call akan melibatkan system
call ke kernel. Ada tiga pustaka thread yang sering digunakan saat ini, yaitu:
POSIX Pthreads, Java, dan Win32. Implementasi POSIX standard dapat dengan cara
user level dan kernel level, sedangkan Win32 adalah kernel level. Java API
thread dapat diimplementasikan oleh Pthreads atau Win32.
- Pembatalan Thread
Thread Cancellation ialah pembatalan thread
sebelum tugasnya selesai. Misalnya hendak mematikan Java Virtual Machine (JVM)
pada program Java. Maka sebelum JVM dimatikan seluruh thread yang berjalan
harus dibatalkan terlebih dahulu. Contoh lain adalah pada masalah search.
Apabila sebuah thread mencari sesuatu dalam database dan menemukan serta
mengembalikan hasilnya, thread sisanya akan dibatalkan. Thread yang akan
diberhentikan biasa disebut target thread.
Pemberhentian target Thread dapat dilakukan dengan
2 cara:
Asynchronous cancellation. Suatu thread seketika
itu juga embatalkan target thread.
Deferred cancellation. Suatu thread secara
periodik memeriksa apakah ia harus batal, cara ini memperbolehkan target thread
untuk membatalkan dirinya secara terurut. Hal yang sulit dari pembatalan thread
ini adalah ketika terjadi situasi dimana sumber daya sudah dialokasikan untuk
thread yang akan dibatalkan. Selain itu kesulitan lain adalah ketika thread
yang ibatalkan sedang meng-update data yang ia bagi dengan thread lain. Hal ini
akan menjadi masalah yang sulit apabila digunakan asynchronous cancellation.
Sistem operasi akan mengambil kembali sumber daya dari thread yang dibatalkan
tetapi seringkali sistem operasi tidak mengambil kembali semua sumber daya dari
thread yang dibatalkan. Alternatifnya adalah dengan menggunakan deffered
cancellation. Cara kerja dari deffered cancellation adalah dengan menggunakan
satu thread yang berfungsi sebagai pengindikasi bahwa target thread hendak
dibatalkan.
Tetapi pembatalan hanya akan terjadi jika target
thread memeriksa apakah ia harus batal atau tidak. Hal ini memperbolehkan
thread untuk memeriksa apakah ia harus batal pada waktu dimana ia dapat
dibatalkan secara aman yang aman. Pthread merujuk sebagai cancellation
points.Pada umumnya sistem operasi memperbolehkan proses atau thread untuk
dibatalkan secara asynchronous. Tetapi Pthread API menyediakan deferred
cancellation.
Hal ini berarti system operasi yang
mengimplementasikan Pthread API akan mengizinkan deferred cancellation.

0 komentar:
Posting Komentar